Philo dari Aleksandria (sekitar 25 SM – sekitar 50 M) adalah seorang filsuf Yahudi Helenistik yang mencoba memadukan filsafat Yunani dengan tradisi Yahudi. Banyak tulisannya berupa parafrase kisah Alkitab yang sangat dipengaruhi oleh Platonisme. Secara khusus, Philo menyamakan gagasan-gagasan Plato dengan pikiran Sang Pencipta yang mengatur dunia melalui Logos, istilah teknis dalam filsafat Yunani yang berarti “ucapan”, “penjelasan”, “akal”.