Aturan permainan:
Permainan ini dimainkan oleh dua orang. Setiap pemain memiliki pasukan masing‑masing yang diletakkan di delapan kotak pada baris terbawah papan permainan di hadapannya, sesuai keinginannya. Karena hanya ada delapan kotak dan ada sepuluh pion, dua pion lainnya diletakkan sebagai “pengintai”, yaitu satu baris di depan, bisa berupa infanteri atau kavaleri. Artileri selalu harus ditempatkan di baris terakhir pada awal permainan. Secara bergiliran, setiap pemain menggerakkan pasukannya dengan memindahkan hanya satu pion setiap giliran.
Infanteri (digambarkan dengan kepala tentara kecil) bergerak maju ke segala arah, tetapi tidak bisa mundur dan hanya boleh berpindah satu kotak.
Kavaleri (digambarkan dengan kepala kuda) bergerak dengan lompatan dua kotak, tetapi tidak boleh melompati pasukan dengan warna yang sama.
Artileri (sebuah meriam kecil) dapat menangkap bidak lawan mana pun yang terpisah dan berada dalam garis tembaknya, baik secara horizontal maupun vertikal.
Ketika pasukan infanteri bertemu dengan pasukan musuh yang terpisah dari yang lain, ia dapat menangkapnya. Demikian juga, kavaleri dapat menangkap pasukan musuh yang berjarak dua kotak dan terisolasi, dan artileri dapat menangkap pasukan musuh di sepanjang papan dari satu ujung ke ujung lainnya, selama pasukan itu terpisah dari yang lain.
Singkatnya, selain perbedaan cara bergerak, permainan ini dimainkan seperti permainan dam, dan pemain yang berhasil mengambil semua pasukan lawan atau membuatnya tidak bisa bergerak akan dinyatakan sebagai pemenang.