Aturan permainan:
Tempelkan jarum penunjuk dan bidak di atas karton. Tusukkan jarum pentul di tengah panah dan letakkan di tengah lingkaran tempat angka‑angkanya tertulis.
Permainan ini bisa dimainkan oleh 2, 3, 4, 5, atau 6 pemain. Setiap pemain, secara bergiliran, memutar jarum penunjuk dan meletakkan bidak yang ia pilih pada kotak dengan nomor yang sama dengan angka yang ditunjuk oleh ujung jarum, tetapi hanya jika angka yang keluar adalah bilangan genap (2, 4, 6, atau 8).
Jika angka ganjil yang keluar (1, 3, 5, 7), pemain tersebut lewat dan gilirannya diberikan kepada pemain berikutnya. Ketika salah satu pemain sampai di kotak 14, yang bergambar serigala, ia akan “dimakan” dan keluar dari permainan, dan pemenangnya adalah pemain yang pertama kali sampai di kotak 28, tempat Bahtera Nuh berada.
Setiap giliran, angka yang keluar ditambahkan pada angka yang sudah didapat sebelumnya.
Contoh: permainan dimainkan oleh dua orang. Pemain 1 mendapat angka 4. Ia menaruh bidaknya di kotak nomor 4. Pemain 2 mendapat angka 7 (ganjil): ia lewat. Pemain 1 bermain lagi dan mendapat angka 2: 4 + 2 = 6, ia menaruh bidaknya di kotak 6. Pemain 2 bermain lagi dan mendapat angka 7: 7 + 6 = 13, ia lewat. Pemain 1 bermain lagi dan mendapat angka 2: 6 + 2 = 8, ia menaruh bidaknya di kotak 8, dan seterusnya.
Untuk memenangkan permainan, pemain harus tiba tepat di kotak nomor 28, dan pemain yang melewatinya harus mundur sejumlah kotak sesuai selisihnya dari 28. Misalnya, seorang pemain berada di kotak 26 dan ia mendapat angka 8: 26 + 8 = 34 dan 34 - 28 = 6, jadi ia harus menaruh bidaknya di kotak 22.